Mengikuti Perubahan Jaman

Meski sedang berada di luar negeri tapi saya tidak pernah lupa membawa tablet android saya. Meskipun cukup memakan tempat namun saya merasa tidak pernah rugi membawanya. Seperti kali ini contohnya ketika saya sedang istirahat di sebuah kafe di bandara. Tiba-tiba saja ada kondisi darurat di kantor yang harus saya tangani. Situasi itu pun bisa cepat tertanggulangi.

Tablet Android

Dengan tablet android saya bisa melakukan confence call dan langsung bertatapan dengan dewan direksi. Saya sendiri berada di bandara tapi rasanya berada di ruang meeting bersama ketiga atasan saya. Masalah pun menjadi clear dan semua pihak bisa langsung mendapatkan jawaban. Saya kira akan sulit jadinya jika persoalan sepenting ini dilangsungkan hanya melalui speaker phone dan tidak bertatap muka langsung.

Lega rasanya jika persoalan di kantor bisa tertangani. Masalah seperti ini kadang menyangkut hal yang sensitif dan jika tidak segera diselesaikan bisa jadi berkepanjangan. Laptop yang cukup berat, dan telepon pun kadang tidak bisa diandalkan, namun dengan bertatap muka langsung kita bisa melihat senyuman, kita bisa melihat gestur wajah, dan dengan sekejap mata kita bisa pastikan bahwa para dewan direksi itu juga merasa puas dengan keputusan yang dibuat.

Memang di jaman yang canggih ini kita harus terus dapat menyesuaikan. Kemudahan-kemudahan ini harus dengan baik kita manfaatkan, bukan hanya untuk meningkatkan produktivitas kinerja kita saja, tapi semata untuk kebaikan bersama, kemajuan perusahaan kita.
Readmore » Mengikuti Perubahan Jaman

Memiliki Hobi Yang Sama

Saya tidak menyangka kalau di rumah Erin terdapat sebuah ruangan home cinema. Tahu begitu sejak lama saya memacarinya. Bukannya saya cowok materialistis, tapi dulu saya pernah berjanji pada diri saya sendiri. Jika ada perempuan yang doyan banget nonton film seperti saya maka saya pasti mau menjadi pacarnya. Itulah janji saya. Dan ternyata Erin juga seorang movie freak bahkan mungkin lebih fanatik ketimbang saya.

Home Cinema

Dia bilang bukan hanya dia yang hobi menonton, tapi seluruh anggota keluarganya. Dia bilang masing-masing dari mereka suka genre film yang berbeda, tapi justru dengan begitu mereka belajar menghargai dan mengapresiasi film yang tidak mereka sukai. Mendegar cerita Erin tentang kesukaan dirinya dan keluarganya terhadap film membuat saya jatuh hati seketika.

Kalau mau jujur sebenarnya saya belum pernah mengenal seorang perempuan yang bukan saja memiliki home cinema, tapi juga menikmatinya. Selain itu secara gamblang dia juga memberi tahu bahwa genre film apapun bukan masalah baginya. Saya sendiri suka film sains fiksi. Star Wars adalah film favorit saya sepanjang masa. Sementara dia suka film komedi romantis. Menurutnya film yang paling romantis sepanjang masa adalah “When Harry Met Sally”.

Saya bilang padanya bahwa saya belum pernah menonton film tersebut. Lalu Erin pun memaksa saya untuk menontonnya. Saya sih tidak masalah, karena saya suka menonton. Tapi yang paling asyik adalah kita jadi menonton berdua di rumahnya. Setelah filmnya usai saya mengungkapkan isi hati saya pada Erin. Dan tanpa banyak basa-basi Erin mengangguk setuju untuk menjadi pacar saya. Sangat seru sekali menonton film dalam ruangan home cinema, ini lebih baik berkali lipat dari pada nonton melalui laptop atau komputer.
Readmore » Memiliki Hobi Yang Sama

PC Tablet Yang Menjadi Hiburan Tersendiri

Setelah seharian penuh beraktivitas, tablet PC menjadi pelarian saya untuk melepaskan kepenatan. Di perangkat ini saya bisa memainkan banyak aplikasi mobile games dari mulai games yang membuat saya tertawa, games untuk melatih ketangkasan hingga games untuk melatih daya nalar. Dengan meluangkan waktu bermain di perangkat ini, kejenuhan yang selama seharian datang, kini lambat laun mulai menghilang dan pikiran saya pun kembali segar.

PC Tablet Yang Menjadi Hiburan Tersendiri

Ada perbedaan yang cukup mencolok ketika kita bermain di gadget ini dibanding perangkat lainnya, yaitu ukurannya yang lebih besar dibanding perangkat smartphone. Hal ini memberikan sensasi tersendiri bagi saya, mata saya menjadi lebih dimanjakan dalam menikmati aspek grafisnya. Games yang kita mainkan juga menjadi lebih luas dengan penggambaran karakter-karakter maupun antar muka yang lebih besar sehingga terlihat lebih jelas. Untuk tombol yang dipencet pun sama besarnya sehingga akan lebih meminimalisasi kesalahan memencet layar sentuh ketika kita bermain.

Saya sendiri, untuk genre games pada perangkat ini, menyukai games-games bertipe kasual, yaitu games yang cara memainkannya bersifat intuituf atau tanpa memerlukan buku manual. Game bertipe ini biasanya banyak menawarkan banyak sisi fun sehingga tidak membuat kita kesal atau berpikir keras untuk menyelesaikannya. Hal tersebutlah yang dicari untuk melepas kepenatan setelah aktivitas keseharian. Games bergenre ini juga biasanya memiliki grafik yang berwarna-warni sehingga memanjakan mata, yang selama bekerja seharian jenuh karena melihat terus menerus monitor komputer yang berisi tulisan hitam putih saja.

Bermain games di tablet PC juga menjadi pilihan paling utama bagi saya dibanding menonton televisi, bahkan dibanding bermain games computer atau laptop sekalipun. Alasannya adalah, selain karena begitu praktis, games yang berjalan pada perangkat ini dapat dibilang begitu dinamis. Hal itu terbukti dari munculnya games-games terbaru setiap harinya.
Readmore » PC Tablet Yang Menjadi Hiburan Tersendiri

ShareThis