Era Baru Televisi

Saya baru tahu mengenai internet TV ketika kemarin menginap di sebuah hotel. Hotel itu memang bintang lima dan memiliki banyak fasilitas eksklusif. Salah satu dari fasilitas tesebut adalah TV yang memiliki koneksi internet tersebut. Saya pikir pada awalnya TV itu hanya untuk semakin menambah hiburan saja bagi penghuni kamar, seperti main games di TV dan seterusnya. Tapi ternyata TV itu berguna juga bagi bekerja.

Internet TV Samsung

Selagi beristirahat di kamar hotel tersebut saya bisa mengkoneksikan HP saya dengan TV. Jadinya setiap ada notifikasi email, facebook, twitter dan lainnya bisa langsung ternotifikasi juga di layar TV. Dan yang paling menyenangkan adalah saya bisa membuka semua aplikasi itu juga di TV. Tidak perlu lagi mengenakan kaca mata karena kadang tulisan di HP begitu kecil.

Dengan internet TV saya merasa begitu dimanjakan dalam bekerja. Seolah ada asisten yang baik yang mengingatkan saya pada pesan-pesan yang masuk. Bukan hanya itu program yang sedang tayang di TV juga bisa dipindahkan ke layar HP kita. 

Jadi, kalau misalnya kita sedang asyik menonton TV dan ternyata ingin pergi ke kamar mandi kita tidak akan ketinggalan satu adegan pun. Canggih benar, bukan? Masih banyak lagi kiranya kelebihan teknologi TV dengan koneksi internet tersebut. Tapi sayang sekali saya hanya semalam menginap di hotel itu. Jadinya, tidak banyak yang bisa saya ketahui lagi mengenai kecanggihannya. Walaupun begitu saya sendiri jadi tertarik untuk memilikinya.
Readmore » Era Baru Televisi

Mengikuti Perubahan Jaman

Meski sedang berada di luar negeri tapi saya tidak pernah lupa membawa tablet android saya. Meskipun cukup memakan tempat namun saya merasa tidak pernah rugi membawanya. Seperti kali ini contohnya ketika saya sedang istirahat di sebuah kafe di bandara. Tiba-tiba saja ada kondisi darurat di kantor yang harus saya tangani. Situasi itu pun bisa cepat tertanggulangi.

Tablet Android

Dengan tablet android saya bisa melakukan confence call dan langsung bertatapan dengan dewan direksi. Saya sendiri berada di bandara tapi rasanya berada di ruang meeting bersama ketiga atasan saya. Masalah pun menjadi clear dan semua pihak bisa langsung mendapatkan jawaban. Saya kira akan sulit jadinya jika persoalan sepenting ini dilangsungkan hanya melalui speaker phone dan tidak bertatap muka langsung.

Lega rasanya jika persoalan di kantor bisa tertangani. Masalah seperti ini kadang menyangkut hal yang sensitif dan jika tidak segera diselesaikan bisa jadi berkepanjangan. Laptop yang cukup berat, dan telepon pun kadang tidak bisa diandalkan, namun dengan bertatap muka langsung kita bisa melihat senyuman, kita bisa melihat gestur wajah, dan dengan sekejap mata kita bisa pastikan bahwa para dewan direksi itu juga merasa puas dengan keputusan yang dibuat.

Memang di jaman yang canggih ini kita harus terus dapat menyesuaikan. Kemudahan-kemudahan ini harus dengan baik kita manfaatkan, bukan hanya untuk meningkatkan produktivitas kinerja kita saja, tapi semata untuk kebaikan bersama, kemajuan perusahaan kita.
Readmore » Mengikuti Perubahan Jaman

Memiliki Hobi Yang Sama

Saya tidak menyangka kalau di rumah Erin terdapat sebuah ruangan home cinema. Tahu begitu sejak lama saya memacarinya. Bukannya saya cowok materialistis, tapi dulu saya pernah berjanji pada diri saya sendiri. Jika ada perempuan yang doyan banget nonton film seperti saya maka saya pasti mau menjadi pacarnya. Itulah janji saya. Dan ternyata Erin juga seorang movie freak bahkan mungkin lebih fanatik ketimbang saya.

Home Cinema

Dia bilang bukan hanya dia yang hobi menonton, tapi seluruh anggota keluarganya. Dia bilang masing-masing dari mereka suka genre film yang berbeda, tapi justru dengan begitu mereka belajar menghargai dan mengapresiasi film yang tidak mereka sukai. Mendegar cerita Erin tentang kesukaan dirinya dan keluarganya terhadap film membuat saya jatuh hati seketika.

Kalau mau jujur sebenarnya saya belum pernah mengenal seorang perempuan yang bukan saja memiliki home cinema, tapi juga menikmatinya. Selain itu secara gamblang dia juga memberi tahu bahwa genre film apapun bukan masalah baginya. Saya sendiri suka film sains fiksi. Star Wars adalah film favorit saya sepanjang masa. Sementara dia suka film komedi romantis. Menurutnya film yang paling romantis sepanjang masa adalah “When Harry Met Sally”.

Saya bilang padanya bahwa saya belum pernah menonton film tersebut. Lalu Erin pun memaksa saya untuk menontonnya. Saya sih tidak masalah, karena saya suka menonton. Tapi yang paling asyik adalah kita jadi menonton berdua di rumahnya. Setelah filmnya usai saya mengungkapkan isi hati saya pada Erin. Dan tanpa banyak basa-basi Erin mengangguk setuju untuk menjadi pacar saya. Sangat seru sekali menonton film dalam ruangan home cinema, ini lebih baik berkali lipat dari pada nonton melalui laptop atau komputer.
Readmore » Memiliki Hobi Yang Sama

ShareThis