Rumah Kontrakan, Bisnis Berjalan Hampir Tanpa Resiko

Rumah merupakan kebutuhan yang sangat primer bagi menunjang kehidupan manusia. Rumah adalah tempat berlindung. Rumah pun saat ini menjadi bisnis yang sangat menggiurkan karena merupakan bisnis yang berjalan hampir tanpa resiko. Ya, bisnis rumah kontrakan. Di daerah perkotaan yang permintaan akan hunian sangat tinggi, membuat bisnis rumah kontrakan ini pun melejit. Banyak sekali sekarang rumah-rumah yang dialih fungsikan untuk dijadikan rumah kontrakan. Rumah kontrakan biasanya kosong tanpa properti di dalamnya sehingga yang yang menyewa harus membawa sendiri perabotan yang diperlukannya.

Rumah Kontrakan

Memiliki rumah kontrakan tentunya merupakan bisnis yang paling sehat saat ini. Untungnya aman resikonya kecil sehingga maintenancenya dilakukan seminimal mungkin. Bisnis kontrakan di kota-kota besar pun sudah pasti untung karena orang di kota sangat butuh sekali rumah kontrakan. Rumah kontrakan yang bangunannya baru biasanya dibandrol dengan harga yang lumayan mahal. Contohnya di daerah tangeran di kawasan perumahan harga rumah kontrakan dengan type 36 dibandrol dengan harga 16-25 juta per tahunnya. Bila diitung berdasarkan harga per bulan, ini bisa dibilang cukup murah karena kualitas rumah di perumahan tentunya sudah terjamin. 

Rumah kontrakan yang berada di gang misalnya tentu harganya cenderung lebih rendah biasanya dibandrol di harga 5-10 jutaan pertahunnya. Rumah kontrakan merupakan solusi bagi mereka pasangan muda yang butuh tempat hunian tapi belum punya budget untuk membeli rumah secara langsung. Jadi sambil menabung bisa sambil menyewa rumah kontrakan untuk tempat tinggal sementara. Rumah kontrakan merupakan bisnis yang bisa kita mulai saat ini jika masih bingung dengan bisnis apa yang kita pikir aman secara resiko. Tidak diperlukan skill ataupun bakat bisnis dalam bisnis rumah kontrakan ini. Yang terpenting adalah modal dan kemauan untuk merawat rumah kontrakan tersebut. 

Rumah kontrakan perlu dirawat agar biaya maintenancenya tidak membengkak di akhir tahun. Misalnya kebocoran yang parah ataupun cat yang kusam keseluruhan. Kita bisa melakukan maintenance berkala pada rumah kontrakan tiap bulannya dengan menyisihkan hasil pembayaran untuk dialokasikan. Jadi, Be smart dalam berbisnis rumah kontrakan tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

ShareThis