Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu

Kehamilan merupakan suatu hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak pasangan suami istri. Ketika Anda dikarunia seorang anak, maka Anda perlu memmahami tumbuh kembang pada janin dalam kandungan Anda. Proses kehamilan dibagi menjadi 3 fase dalam dunia kedokteran. Tahap ini dibagi sesuai perkembangan fisik bayi yang disebut dengan trimester atau dihitung tiap 3 bulan masa kehamilan.

Trimester 3 Fase Janin Wanita Hamil

Trimester pertama (Minggu 0 - 12), pembuahan baru saja terjadi hingga pada akhirnya fetus terbentuk. Pada masa ini, bentuk wajah bayi sudah mulai terbentuk, jari tangan serta kaki sudah terlihat, tapi masih belum sempurna. Pada bagian dalam, usus bayi telah berada dalam rongga perut. Pada trimester ini, umumnya janin memiliki panjang sekitar 63 mm dan berat sekitar 14 gram.

Pada trimester kedua (Minggu 12 - 24), perkembangan janin dalam kandungan akan semakin terlihat. Selanjutnya, Anda dapat melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) pada minggu ke-18. Anda dapat mengetahui keadaan janin, kemungkinan bayi kembar, posisi plasenta, maupun masalah pada janin lainnya. Mulai di minggu ke-20 sampai dengan minggu ke-21, jaringan rambut, kulit, dan kuku sudah mulai terbentuk dan juga mengeras. Pada masa ini panjangnya sekitar 30 mm.

Trimester terakhir kehamilan adalah trimester ketiga (Minggu 24 - 40). Pada masa ini pula semua organ tubuh janin berkembang secara sempurna. Aktivitas motorik yang sudah terkoordinasi juga bisa dirasakan oleh ibu, misalnya menendang perut. Di bulan ke-9 ini, janin sudah dalam posisi kepala dibawah dan siap untuk dilahirkan. Berat bayi lahir antara 2,5 -3,5 kg dengan panjang sekitar 50 cm.

Ketika bayi lahir, tentu Anda akan memasuki masa menyusui. Menyusui memang sebuah masa yang menyenangkan bagi para ibu di dunia. Memberikan ASI eksklusif dari bayi usia 1 – 6 bulan adalah sebuah prestasi besar untuk semua ibu. Sebagaimana diketahui, sesudah 6 bulan , ibu sudah boleh memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Hal ini merupakan sebuah transformasi besar untuk bayi dalam mengenal rasa serta tekstur yang berbeda dari makanan. Dalam hal ini Anda dapat mengkonsultasikan menu MPASI pertama bayi dengan dokter maupun bidan Anda.

0 komentar:

Posting Komentar

ShareThis